Posts

Keluh Kesah "HESTI NUR FIANI" Ingin Pulang

Image
Penipuan - Nama saya HESTI NUR FIANI (19 thn) dari KALIWIRO, WONOSOBO JAWA TENGAH. Berawal dari perkenalan saya pada seorang bernama Darmawan (30) warga Makassar. Orang yang sudah membiayai saya sampai tiba di kota  Makassar ini, saya kenal  lewat  SING SMULE. Sebelum saya berangkat menuju Makasar sudah banyak  halangan pertama, kehabisan tiket  Bus dari WONOSOBO menuju KEMAYORAN (JKT). Setelah mau boking  tiket  buat besok hari, ternyata Ada bus yang kurang penumpang. Setelah itu, saya Naik bus DAMRI jurusan WONOSOBO_KEMAYORAN dari KEMAYORAN dijemput Trevel Mobil Avanza sampe BANDARA SOEKARNO HATTA (TANGERANG), semua yang biayaain Dermawan. Untuk rincian biayanya, naik Bus dengan tiket 125 ribu, Avanza 500 ribu, tikek pesawat 1, 122, 000+100. 000 (check in masih di Bantu). Sebelum saya ke Makassar saya di janjikan akan di sekolahkan, bekerja dan bernyanyi di Caffe, bukan bar, semuanya dia yang akan tanggung jawab. Saya  tidak  mak...

Sejarah Nyai Saritem Hingga Hadiah PSK Untuk Belanda

Image
Bandung- Lokalisasi yang bernama Saritem ini terletak di suatu stasiun kereta di Kota Bandung. Tepatnya berada di antara Jalan Astana Anyar dan Gardu Jati. Lokasi ini sudah dijadikan sebagai tempat lokalisasi sejak zaman kolonialisme Belanda. Para Pekerja Seks Komersial (PSK) terpajang di setiap rumah dengan menggunakan kebaya khas pribumi. Tempat lokalisasi ini sudah berdiri sejak tahun 1838, kurang lebih hingga kini sudah berusia 233 tahun. Nama Saritem diambil dari sebuah nama gadis desa khas Kota Kembang. Saritem memang berparas cantik dan berkulit putih selain itu, Pesona kecantikan Saritem seringkali memikat petinggi Belanda di masa itu. Saking tergila-gilanya pada Saritem, kemudian dijadikan gundik. Semenjak saat itu, Saritem yang awalnya hanya gadis kampung kemudian menjadi ‘Nyonya Belanda’. Namanya pun berubah menjadi Nyai Saritem. Selang beberapa tahun, Nyai Saritem diminta oleh pembesar Belanda  untuk mencari wanita yang bisa diajak kencan oleh para serd...

Miris, Salah Satu Warga Bondowoso, Makan Tikus Bakar dan Kotoran Ayam

Image
Bondowoso - Masih banyaknya wujud Kemiskinan dan labilnya kesehatan Masyarakat Pedesaan di wilayah Bondowoso, hingga  mengetuk relawan Sahabat Super Indonesia Raya, mengulurkan kasih. Selasa, (18/07/17) Kunjungan uluran kasih kali ini, terhadap salah satu warga kurang mampu brnama Ibu Turyama waraga Desa Kabuaran, Dusun Krajan, Kec. Grujukan - Bondowoso, yang hidup bersama Suami dan dua orang anak yang msih kecil, satu sekitar 12 tahun dan satunya masih balita bermur 7 bulan. Awal masuk ke ruang tamunya, kami melihat seorang anak kecil yang brumur 12 tahun, dimana anak tersebut, tampak kurus kering kurang gizi. Selain itu,  diakui Ibunya anak tersebut, "Sudah kurang normal bahkan, dia tdak bisa bicara, tdak tahu baju, perabotan, makanan atau apapun yang mempunyai nama," ungkap Turyama. Kondisi yang sangat terbelakang dan serba kekurangan ini, kemungkinan diakibatkan pada masa pertumbuhan anak tersebut kurang suplai gizi. Mnurut pengakuan Sahabat Super bapak Ilham...

Masyarakat Wonosari Mintak Aparat Tertipkan Aktivitas Pembuatan Kayu Arang Ilegal

Image
Bondowoso -Segenap warga masyarakat desa wadul dan resah, meminta ketegasan pada segenap aparat pemerintah dan penegak hukum untuk bertindak tegas atas aktivitas yang dilakukan oleh Jumsianto alias Pak Ayu (35), salah satu warga desa oknum pembuat Kayu Arang yang diduga ilegal di Dusun Patirana Rt09/Rw03 Desa Wonosari Kecamatan Grujugan Bondowoso, Rabu (5/7/2017). Pantauan Netizen Post keberadaan tempat alat pembuat "Kayu Arang" yang meresahkan masyarakat tersebut, memang berdekatan dengan pemukiman warga Dusun Patirana Desa Wonosari. Berdsarkan penuturan salah satu warga yang rumahnya berdekatan tanpa mau disebutkan namanya sebut saja (Mr.X) saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, "Aktivitas pembuatan Kayu Arang yang diduga tanpa izin tersebut, sejak awal berdiri memang sudah ditolak dua kali oleh warga masyarakat desa. Karena memang nyata-nyata sangat merugikan dan membuat warga masyarakat resah. Penolakan tersebut, dilakukan melalui forum mediasi oleh pemerintah de...

Oknum Istri Bintang Satu, Tampar Petugas Bandara

Image
Manado - Kasus seorang Ibu (mengaku istri pejabat bintang 1 red-) yang menampar Personel Aviation Security terjadi hari ini, Rabu 5 Juli 2017 di Bandara Sam Ratulangi, Manado. Karena, yang bersangkutan diminta melepas jam tangan untuk dimasukkan ke X-Ray namun, Ibu tersebut tidak bersedia, sehingga terjadi keributan dan berujung penamparan. "Ini pelecehan terhadap institusi Aviation Security yang sedang melaksanakan tugas di area kerja. Atas dasar perintah Undang-undang No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan dan juga pelanggran KUHP tentang penganiayaan," ungkap Umar seorang Pakar hukum yang menyaksikan kejadian tersebut. Dari info yang berhasil dikumpolkan Netizen Post saat ini oknum yang mengaku Istri Pejabat tersebut, tengah ditangani oleh KP3U untuk dibuatkan Laporan Kejadian dan selanjutnya akan di BAP. Sementara itu diketahui korban sudah di larikan ke RS terdekat untuk menjalani perawatan dan  visum. Menurut saksi lain Kirno, "Kasihan suaminya, punya i...

(Opini) MIMPI TETAPLAH MIMPI, JALAN BERLUBANG MASIH JADI HIASAN DIHARI LEBARAN

Image
Bondowoso, 28 Juni 2017 Bondowoso tetaplah dengan predikat kota tertinggal ke 2 sejawa timur, hal itu bisa dilihat dari infrasruktur pembangunan dan kesejahteraan warganya. Seperti pemandangan jalan berlubang yang tak asing lagi di Kecamatan Tamanan Kabupaten Bondowoso tepatnya jalan penghubung Desa Sukosari - Karang melok yang juga sebagai jalur penghubung lintas Kabupaten. Pada lebaran kali ini tetap saja masyarakat sekitar juga pengendara yang melewati jalan tersebut harus gigit jari dengan rela bersabar dan eksra hati-hati saat melintas, karena lubang-lubang yang dalam menghiasi sepanjang jalan tersebut sehingga membahayakan pengguna jalan yang bisa mengakibatkan Kecelakaan. Hal tersebut disampaikan oleh pengendara yang tidak berkenan disebutkan namanya " ini sudah lebaran kedua dengan kondisi jalan berlubang yang sangat mengganggu, selain dari segi gronjalan yang sangat terasa juga keselamatan kami ( pengendara ) yang terancam, apalagi kalau musim hujan airnya...

Cermin Kehidupan Sandaran Ban Dalam di Wisma Garuda

Image
Garuda - Segala sesuatu yang melekat dan menjadi kebiasaan sehari-hari identik dengan pembawaan karakter cermin Jati diri seseorang. Begitu yang tampak pada kehidupan sehari-hari seorang pejabat Daerah Serma (purn) Supriyanto SH. Kebiasaannya yang merakyat dan terbiasa berbaur dengan Masyarakat menengah keatas dan kebawah ini, cukup tercermin dalam suasana penyambutannya saat menerima tamu dari semua kalangan di kediamannya. Saat team Netizen News, berkunjung guna menjalin Silaturahmi di kediamannya "Wisma Garuda" Kampung Jawa Desa Gebang, Kec. Tenggarang Bondowoso, tampak penyambutan yang Familier dan sikap Pluralis yang ditunjukkan sosok Anggota Partai Gerindra ini. Wibawa yang terkesan humanis selalu tampak mengiringi perbincangan yang dilontarkannya dalam berkomunikasi pada setiap lawan bicaranya. Namun siapa sangka, dalam asiknya perbincangan ada hal lain yang cukup mengejutkan. Tampak ada sebuah sandaran Karet Ban Bekas yang digunakan sebagai sandaran s...

Luar Biasa, STOP MEROKOK, PRIA INI KUMPULKAN UANG ROKOK 20RIBU TIAP HARI

Image
Inspirasi banget buat Semeton yang suka merokok dan ingin berhenti merokok sekaligus menabung. Ingat tipsnya adalah kemauan yang kuat nggih semeton. Seperti Pria ini lewat cerita yang diunggah oleh sang istri di sosial media facebook, begini ceritanya. Sudah satu setengah tahun, suami dari Dita Sari sejak pertama kali memutuskan hidup sehat tanpa larangan dan tuntutan dari pihak manapun. Dimulai dengan memakai bekas aquarium milik anaknya, si suami mulai memasukkan jatah uang rokok hariannya sebesar 20rb ke dalamnya. Ia menyulap aquarium itu seperti celengan lengkap dengan tulisan THE POWER OF 20RIBU. Komitmennya adalah khusus pecahan 20rb bukan yang lain. Perlahan, setiap harinya uang ini bertambah jumlahnya. Karena melihat uang bertambah jumlahnya, ayah dari seorang putri ini pun tambah semangat. Hingga akhirnya satu tahun lebih pun berlalu. Kini tiba saatnya "panen" dari apa yang sudah dimulainya dan WOW! lihat saja jumlah uangnya dan perkirakan totalnya s...

DEWI LIE Menyadarkan Iyut Bing Slamet Dengan Lagu "Kubersyukur"

Image
Netizen Post – Artis Papan atas Dewi Lie bersama Iyut Bing Slamet merilis single lagu religi berjudul “Ku Bersyukur” dimana, single ini ditulis oleh TeWe dan Dewi Lie yang aransemennya dikerjakan oleh TeWe, sekaligus selaku produser di label Swara Gapins Pro (SGP). Senin, (19/06/17) Menurut Dewi Lie saat ditemui di Jakarta belum lama ini, “Terciptanya singel Ku Bersyukur tersebut, bertujuan untuk mengingatkan kembali kita semua yang kerap kali lupa akan nikmat yang dianugerahkan Tuhan kepada kita,” ungkapnya. “Sekarang ini kebanyakan kita lupa dengan apa yang telah kita terima. Dengan single ini saya berusaha mengingatkan dan mengajak kita semua untuk selalu bersyukur dengan apa yang kita terima,” tambah Dewi lie. Menariknya lagi Dewi tidak sendirian dalam membawakan lagu tersebut. Perempuan berdarah Cirebon ini mengajak sahabat lamanya, Iyut Bing Slamet. Ya tentu kita semua tahu siapa Iyut Bing Slamet, dia merupakan salah satu anak dari seniman besar Bing Slamet ya...

Mbah Gugel Karya Emas Dari Mbah Kliwon

Image
Jakarta – Artis beraliran Gaek lawas Iwon Sutomo, asal Surabaya bertransformasi nama menjadi "Mbah Kliwon" dengan, merilis single terbarunya yang unik berjudul “Mbah Gugel”. Senin, (19/06/17) Saat dikonfirmasi di studio SGP record Jakarta, Mbah Kliwon menuturkan, “Di usia saya yang sudah tidak muda lagi (65 tahun), saya tidak akan pernah berhenti dalam berkarya karena inilah jiwa seniman,” terangnya. Semangatnya untuk terus berkarya didunia musik, melalui perjumpaannya dengan sahabat lama sesama seniman musik yang kini juga sebagai Produser di SGP record Bapak Tewe, mbah kliwon akhirnya terbantu melahirkan single lagu baru berjudul “Mbah Gugel”. Dimana single tersebut tampak dibalut dengan aransemen blues yang bertema lucu dan unik. Selaku produser yang ikut membantu memberikan sentuhan warna musik, juga melibatkan Eki mantan gitaris band Ungu, TeWe optimis, musik yang sebelumnya sudah dibuat oleh Mbah Kliwon, akan terasa makin lebih segar degnan balutan blues y...

Kampung Jekcloth Menjadi Ajang Bergetar Patimber

Image
Bergetar - Kampung Jekcloth Patrang - Jember, menjadi ajang Berbagi Tidak Akan Rugi (Bergetar) segenap member Komunitas Peduli Anak Yatim Jember (Patimber) Dengan menggandeng beberapa Komunitas, Organisasi dan Instansi, Patimber menggelar Peduli Anak Yatim dan Putus Sekolah guna meningkatkan rasa peduli terhadap sesama. Menurut Ketua Umum Patimber Ust. Subur, "Gerakan ini sengaja intens kami lakukan semata demi lebih meningkatkan lagi tali silaturahmi antar saudara yang peduli akan nasib anak yatim dan anak putus sekolah," ungkapnya. Acara tersebut diketahui di suport dari berbagai kalangan salah satunya, Universitas Jember, Mandala, Super Bergetar, Wirawiri, media Tempo News, Netizen Post dan lain sebagainya. Patimber pusat Jember terpantau beralamatkan di Perum. Mastrip, Kafling A No. 15. Adapun keanggotan Patimber sendiri hingga saat ini terdiri dari ratusan organisasi, Komunitas dan beberapa Instansi. Menurut salah satu member perwakilan Super be...

Segenap All Artis dan Patimber Gelar Silaturahmi Juga Berbagi Berkah

Image
Jember - Segenap crew Peduli Anak Yatim Jember (Patimber) yang di suport All Artis juga beberapa komunitas lain, gelar Silaturahmi, Buka Bersama (Bukber), dan berbagi berkah Ramadhan kepada Anak Yatim, dan Dhuafa di Jl. Nasional lll / Jl. Gajah Mada Mangli Jember.  Sabtu, (10/06/17) Tampak dalam gelar sosial dan silaturahmi tersebut banyak didukung dari berbagai pihak diantaranya, All Artis, CV Pratama, Orkes Pancaran Jaya, Wirawiri Production, Kedai Bang Jolly dan beberapa pendukung lainnya. Acara dimulai dengan sambutan - sambutan yang di sampaikan dari panitia dan beberapa suport yang kesemuanya berharap terselenggaranya acara tersebut, dapat lebih mengikat lagi solidaritas persaudaraan dan lebih peduli lagi pada sesama yang membutuhkan. Menunggu berbuka acarapun dilanjutkan dengan membawakan lagu-lagu religi dari beberapa artis yang hadir seperti Kyky Hendra, Agnes, Putri Mayori dan lain-lain. Hingga terdengar kumandang Adzan Maghrib, acarapun dilanjutkan dengan B...